Metrojabaronline.com // Cikeas,– Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia (DPP FORKKABI INDONESIA), Mohammad Ihsan, S.H., M.H., menghadiri undangan resmi Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 yang diselenggarakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) pada Rabu, 1 Juli 2026.
Upacara peringatan yang berlangsung khidmat tersebut digelar langsung di Lapangan Nagara Janottama, Satlat Brimob Korbrimob Polri, Cikeas, Jawa Barat, dengan dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia selaku Inspektur Upacara.
Kehadiran Mohammad Ihsan sebagai pimpinan tertinggi ormas Betawi berskala nasional ini memenuhi undangan khusus VIP B-5 yang dikeluarkan oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri). Peringatan Hari Bhayangkara tahun ini mengusung tema besar “80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat. Mengabdi Dengan Hati, Menuju Indonesia Emas 2045 ”
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum DPP FORKKABI INDONESIA menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada institusi Polri atas dedikasi dan pengabdiannya yang tiada henti dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Keluarga besar FORKKABI INDONESIA mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 untuk segenap jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia. Delapan dekade pengabdian merupakan bukti nyata dedikasi Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta mengayomi masyarakat, khususnya di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya,” ujar Mohammad Ihsan di lokasi acara.
Lebih lanjut, Mohammad Ihsan menegaskan bahwa hubungan dan sinergitas antara tokoh masyarakat, khususnya kaum Betawi, dengan institusi Polri harus terus dijaga erat demi mewujudkan kondusivitas, kedamaian, serta stabilitas sosial. Kehadiran tokoh-tokoh strategis dalam upacara kenegaraan ini memperkuat komitmen FORKKABI INDONESIA untuk selalu mendukung langkah-langkah Polri dalam penegakan hukum dan pelayanan prima kepada warga negara.
Upacara Hari Bhayangkara ke-80 ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi TNI/Polri, menteri kabinet, pejabat negara, tokoh agama, serta para pemimpin organisasi kemasyarakatan dan tokoh adat dari seluruh penjuru Nusantara yang hadir mengenakan pakaian dinas resmi dan busana adat nasional.
Yus