Buka Kejuaraan Invitasi Pencak Silat Remaja Jakarta Nasional Open 2026, Mayjen TNI (Purn) H. Nachrowi Ramli Tegaskan Visi Pencak Silat Menuju Olimpiade

Metrojabaronline.com // Jakarta,- 10 Juli 2026 – Ketua Dewan Pertimbangan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI), Mayjen TNI (Purn.) H. Nachrowi Ramli, S.E., secara resmi membuka Kejuaraan Invitasi Pencak Silat Remaja Jakarta Nasional Open Tahun 2026. Dalam kesempatan tersebut, beliau menyampaikan salam hangat sekaligus rasa hormat dari Ketua Umum PB IPSI, Bapak Sugiono, yang berhalangan hadir secara langsung di gelanggang pertandingan.

Mengawali sambutannya, tokoh yang akrab disapa Bang Nachrowi memimpin pekik yel-yel penyemangat yang disambut gemuruh oleh ratusan peserta dan penonton, “Salam Pencak Silat! Jaya, Jaya, Jaya! Pencak Silat! Mendunia, Menuju Olimpiade!” Pekikan tersebut menegaskan komitmen besar seluruh elemen pencak silat tanah air dalam membawa olahraga bela diri warisan luhur bangsa ini ke panggung tertinggi dunia.

Dalam pidatonya, Mayjen TNI (Purn.) H. Nachrowi Ramli menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengprov IPSI DKI Jakarta atas terselenggaranya kejuaraan nasional bergengsi ini. Menurutnya, kejuaraan ini bukan sekadar ajang kompetisi formal, melainkan wadah strategis untuk pembinaan berkelanjutan, pencarian bibit-bibit unggul sejak usia dini, serta sarana memperkuat persatuan bangsa melalui kelestarian kebudayaan.

Beliau juga menjabarkan bahwa visi besar PB IPSI saat ini sejalan dengan pesan dan harapan yang kerap ditekankan oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yaitu mewujudkan “Pencak Silat Mendunia, Menuju Olimpiade”. Visi ini bukan hanya slogan semata, melainkan target nyata mengingat pencak silat telah resmi diakui dunia sebagai Warisan Budaya Takbenda oleh UNESCO.

“Tugas besar kita berikutnya adalah menjadikan pencak silat semakin diterima dalam sistem olahraga internasional hingga akhirnya dapat dipertandingkan secara resmi di Olimpiade. Untuk mencapai tujuan tersebut, diperlukan pembinaan yang berjenjang, kompetisi berkualitas, peningkatan prestasi atlet, penguatan organisasi, serta dukungan penuh dari pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar mantan Kepala Lembaga Sandi Negara tersebut.

Lebih lanjut, Bang Nachrowi mengulas peluang besar dunia olahraga Indonesia melalui kebijakan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Kehadiran DBON membuka ruang yang sangat luas bagi pencak silat untuk memperoleh pembinaan yang lebih sistematis, pemanfaatan sport science, peningkatan kualitas pelatih, serta pengembangan atlet sejak usia dini demi melahirkan duta bangsa yang siap bersaing di level internasional.

Secara khusus, beliau mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas komitmen tinggi dan perhatian nyata dalam mendukung kemajuan olahraga sekaligus pelestarian budaya. Sebagai Daerah Khusus, Jakarta dinilai memiliki posisi strategis sebagai etalase Indonesia di mata dunia sekaligus pelopor pelestarian pencak silat.

Di akhir sambutannya, Ketua Dewan Pertimbangan PB IPSI ini mengingatkan pentingnya aspek kesejahteraan, pembinaan, dan penghargaan bagi para atlet, pelatih, wasit-juri, pendekar, serta guru besar perguruan yang menjadi garda terdepan penjaga nilai luhur bangsa. Beliau berpesan kepada seluruh remaja yang bertanding untuk selalu menjunjung tinggi disiplin, semangat persaudaraan, dan sportivitas.

Yus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *