Pemdes Limusnunggal Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H Ribuan Warga Hadiri Dalam Pencerahan Tausyah

‎Metrojabaronline.com // Kabupaten Bogor, – Pemerintah Desa (Pemdes) Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Minggu (13/9/2026). Kegiatan yang berlangsung sejak pagi tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.Minggu 13/09/2026.

‎Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut turut diisi oleh sejumlah tokoh agama dan penceramah, Gus Aldi sebagai pembaca Maulid, Ustadz Aedy Ghifran sebagai penceramah, serta sejumlah ustadz dan tokoh lainnya.

‎Kegiatan tersebut juga dihadiri ribuan warga dan sejumlah tokoh dan unsur pemerintahan, di antaranya anggota DPRD Kabupaten Bogor H. Junaidi Samsudin, Camat Cileungsi Adi Henryana, serta Kepala Desa Limusnunggal H. Galih Rakasiwi bersama jajaran Pemerintah Desa Limusnunggal, Babinsa, Babhinmas, Binwil, Ketua MUI, Ibu- ibu Majelis Taklim, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, se-Desa Limusnunggal serta warga Desa Limusnunggal

‎Dalam ceramahnya, Ustadz Aedy Ghifran mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi sebagai momentum untuk kembali mengingat perjuangan dan keteladanan Rasulullah SAW, khususnya dalam membangun kehidupan yang penuh akhlak, persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.

‎“Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW jangan hanya menjadi kegiatan seremonial. Yang paling penting adalah bagaimana kita menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga akhlak, mempererat silaturahmi, menghormati sesama, serta meningkatkan kepedulian kepada masyarakat,” tutur Ustadz Aedy Ghifran.

‎Ia juga mengingatkan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW perlu diwujudkan melalui perilaku dan akhlak yang baik dalam kehidupan bermasyarakat.

‎“Kalau kita mengaku mencintai Rasulullah SAW, maka mari kita buktikan dengan mengikuti ajarannya. Jaga lisan, jaga persaudaraan dan jangan mudah saling menyalahkan. Desa akan menjadi kuat ketika masyarakatnya menjaga kebersamaan dan akhlak,” lanjutnya.

‎Sementara itu, Kepala Desa Limusnunggal H. Galih Rakasiwi menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk mengajak masyarakat meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.

‎“Kami berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi masyarakat sekaligus meningkatkan keimanan dan keteladanan terhadap akhlak Rasulullah SAW. Semoga kegiatan seperti ini terus mempererat kebersamaan warga Desa Limusnunggal,” ujar H. Galih Rakasiwi.

‎Antusiasme masyarakat terlihat dalam pelaksanaan kegiatan. Selain tausiah dan pembacaan Maulid, panitia juga menyiapkan souvenir bagi 200 jamaah pertama serta doorprize berupa paket umrah bagi warga yang memiliki KTP Limusnunggal.

‎Sejumlah tokoh agama yang hadir dalam agenda kegiatan antara lain Bang Ocid Ubur-Ubur, KH Asep Robi Daud, KH Affandi Ridwan, Ustadz Muhammad Ardliansyah, Fajar Orsun, dan Yadar Karsum, serta para asatidz lainnya.

‎Kehadiran unsur pemerintahan, wakil rakyat, tokoh agama dan masyarakat dalam kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam membangun kehidupan sosial dan keagamaan di Desa Limusnunggal.

‎“Hadir dan Syiar” menjadi semangat dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar Pemdes Limusnunggal tersebut./man

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *