Metrojabaronline.com // Bogor, – Seorang pria paruh baya bernama Salamun, warga Kampung Nanggung, Desa Tegalwangi, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, mengaku menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan tetangganya berinisial MS pada Minggu malam (18/10/2026).
Akibat kejadian tersebut, Salamun mengaku mengalami luka di bagian rahang dan mulut serta mendapat pukulan di bagian perut. Bahkan, satu gigi bagian kanan korban disebut copot hingga mulutnya mengeluarkan darah.
“Iya, mulut mengeluarkan darah, gigi copot,” kata Salamun saat menceritakan kondisi yang dialaminya.
Berdasarkan keterangan yang disampaikan, dugaan penganiayaan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan jual beli tanah yang disebut tidak melibatkan seseorang bernama ms.
Peristiwa itu disebut terjadi di Halaman rumah ketua RW setempat. Setelah kejadian, Salamun mengaku telah menjalani pemeriksaan visum untuk mendokumentasikan luka yang dialaminya. Ia juga melaporkan dugaan penganiayaan tersebut ke Polsek Jasinga.
Salamun berharap laporan yang telah disampaikan kepada kepolisian dapat segera ditindaklanjuti secara profesional dan transparan.
“Saya minta penganiayaan ini harus ditangani secara serius, profesional, dan transparan,” tegasnya.
Ia berharap polisi mengusut tuntas perkara tersebut, termasuk memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk mengungkap kronologi kejadian.
Sementara itu, saat dikonfirmasi pada Selasa (20/10/2026), Kapolsek Jasinga AKP Agus Hidayat membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan tersebut.
“Laporannya sudah kami terima. Perkara ini juga menjadi atensi kami,” pungkas Agus singkat.
Red