
Pewarta : Norman Miharja / Editor : PNS
Metrojabaronline.com // Bogor, 31 Januari 2026 — Alumni Pandu Angkatan 1, 2, dan 3 kembali berkumpul dalam kegiatan cucurak menjelang bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan di sebuah vila yang berlokasi di Kampung Pos, Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.
Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus wadah diskusi antar alumni. Selain bercengkerama, para alumni juga membahas arah dan konsep kegiatan kebersamaan ke depan, hingga muncul berbagai gagasan yang berorientasi pada penguatan nilai kehidupan dan kemaslahatan individu masing-masing anggota.
“Saya pribadi merasa ini hal yang unik dan sulit dilakukan oleh kebanyakan alumni sekolah lain. Biasanya di usia seperti ini orang lebih fokus pada keluarga masing-masing, tapi kami justru hampir setiap bulan berkumpul, bahkan bisa dua kali dalam sebulan. Ini bukti bahwa Alumni Pandu tetap kompak,” ujar Jaenal Abidin yang akrab disapa Haji Acek kepada awak media.

Alumni Pandu sendiri terdiri dari berbagai latar belakang profesi, mulai dari guru, PNS, advokat, aktivis, dosen, pengusaha, hingga pedagang. Keberagaman tersebut menjadi motivasi tersendiri untuk terus berkumpul, bertukar pikiran, dan saling mendukung.
“Kegiatan ini sangat positif. Dengan latar belakang profesi yang berbeda, kami bisa saling bertukar pendapat dan saling menguatkan. Insya Allah untuk kemaslahatan bersama, saya akan selalu hadir,” ungkap Edi Jatmiko, yang juga berprofesi sebagai dosen di salah satu perguruan tinggi di Bogor.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan perombakan struktur kepengurusan. Namun, berdasarkan kesepakatan bersama, Surahman kembali dipercaya dan didaulat sebagai Ketua Grup Alumni Pandu. Sementara Dadang Sulaeman dipercaya sebagai Bendahara dan Udi Saputra alias Kabul sebagai Sekretaris yang merangkap Humas.
“Dengan terbentuknya kepengurusan ini, semoga kita terus kompak, saling mendukung, saling membantu, dan saling mengingatkan,” ujar Surahman selaku ketua.
Terkait keberlangsungan kegiatan, Dadang Sulaeman selaku bendahara menyampaikan bahwa mulai Februari 2026 akan diberlakukan iuran kas sebesar Rp10.000 per bulan.
“Insya Allah, jika kita kompak, uang kas ini akan digunakan untuk keperluan dan kegiatan grup alumni,” pungkasnya
***