Media Berita Online
Indeks

Bojonggenteng Dorong Wisata Terpadu, Stasiun Parungkuda Diproyeksikan Jadi Gerbang Wisata

Metrojabaronline.com // Sukabumi,– Camat Bojonggenteng, Drs. Jaenal Abidin, M.AP, yang akrab disapa Kang Uje, terus menunjukkan komitmen kuat dalam menggali dan mengembangkan potensi wilayah Bojonggenteng.

Dengan semangat yang tak mengenal lelah, bahkan hingga larut malam, Kang Uje konsisten menuangkan berbagai gagasan pembangunan demi mewujudkan visi “Bojonggenteng Agreng tur Mentereng”, Senin (5/1/2026).

Ia optimistis, ke depan Stasiun Kereta Api Parungkuda akan menjadi gerbang utama wisata bagi wisatawan dari Jabodetabek hingga mancanegara yang hendak berkunjung ke berbagai destinasi unggulan di wilayah selatan Sukabumi dan sekitarnya, seperti Balitri, Boget, Parakansalak, Cidahu, Kalapanunggal, Kabandungan, serta kawasan lainnya.

Menurut Kang Uje, posisi strategis Parungkuda harus dimaksimalkan sebagai pintu masuk wisata terpadu. Salah satunya dengan mengangkat potensi Balai Penelitian Tanaman Industri dan Penyegar (Balitri) yang berada di bawah naungan Kementerian Pertanian.

Di kawasan Balitri, wisatawan tidak hanya disuguhkan wisata edukasi, tetapi juga dapat mengenal berbagai komoditas pertanian unggulan seperti kopi, kelapa, dan tanaman industri lainnya, bahkan merasakan langsung pengalaman memetik hasil pertanian.

“Ini potensi besar yang harus dikemas menjadi daya tarik wisata. Wisatawan yang turun di Stasiun Parungkuda bisa mampir, belajar, dan menikmati wisata pertanian yang edukatif,” ujar Kang Uje.

Untuk mendukung hal tersebut, pihak Kecamatan Bojonggenteng juga melakukan koordinasi dengan Kepala Stasiun KA Parungkuda dalam rangka pengembangan kegiatan wisata di Balitri dan sekitarnya dengan konsep:
“Sinergi, Kolaborasi, dan Eksplorasi Agro Widya Wisata Balitri Bojonggenteng serta Wisata Kaki Gunung Salak.”

Konsep wisata terpadu ini meliputi:

Wisata trekking sungai dan persawahan di Bojonggenteng, Camping dan glamping, Wisata kebun teh, Kabandungan, Danau Sukarame Parakansalak, Wisata Gunung Wayang dan Wisata Cidahu, Wisata kuliner restoran dan coffee di Bumi Awang Bojonggenteng, Wisata edukasi cloud host di Bojonggenteng, Wisata agro kolam budidaya ikan hias arwana.

Lebih lanjut, Kang Uje berharap pengembangan sektor pariwisata ini dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui penguatan UMKM lokal. Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan, masyarakat diharapkan memperoleh peluang usaha baru serta tambahan penghasilan.

“Tujuan akhirnya adalah membantu masyarakat agar ekonomi lokal tumbuh seiring berkembangnya destinasi wisata di Bojonggenteng,” pungkasnya.

Den

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *