
Metrojabaronline.com // Sukabumi – Bupati Sukabumi H. Asep Japar berkumpul bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para ulama, tokoh masyarakat, serta jajaran pejabat Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan Lailatul Ijtima yang digelar di Pendopo Sukabumi, Kamis malam (15/1/2026).
Kegiatan silaturahmi yang dikemas dalam nuansa religius tersebut diisi dengan berbagi ilmu, dzikir, doa bersama, serta tausyiah. Lailatul Ijtima menjadi momentum penting untuk mempererat kebersamaan sekaligus refleksi spiritual bagi seluruh elemen masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan bahwa Lailatul Ijtima bukan sekadar agenda rutin, melainkan wadah strategis untuk introspeksi diri dan memperkuat ikatan persaudaraan.
“Lailatul Ijtima ini bukan sekadar rutinitas, namun momentum penting untuk introspeksi diri dan memperkuat ikatan kebersamaan di antara kita,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga berperan besar dalam memperkokoh ukhuwah islamiyah, yang menjadi fondasi moral bagi terwujudnya masyarakat yang harmonis, solid, dan berdaya saing, khususnya di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
“Ukhuwah islamiyah merupakan fondasi moral yang kokoh. Di tengah dinamika kehidupan sosial saat ini, kita dituntut untuk terus menjaga persatuan,” ucapnya.

Bupati menambahkan, pembangunan di Kabupaten Sukabumi tidak dapat dilaksanakan secara parsial. Diperlukan kolaborasi dan sinergi yang erat antara ulama, umaro, serta seluruh elemen masyarakat agar pembangunan berjalan optimal dan berorientasi pada kepentingan publik.
“Semua ini diperlukan untuk memastikan program pembangunan berjalan optimal dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Bupati mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kerukunan umat beragama serta meningkatkan koordinasi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam menjalankan program keagamaan maupun sosial.
“Mari kita jadikan nilai religius sebagai landasan dalam setiap kebijakan dan aktivitas pembangunan. Manfaatkan malam Lailatul Ijtima ini sebagai ajang bertafakur, bersyukur, dan menyatukan langkah demi terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang mubarakah,” ajaknya.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Sukabumi, H. Andi Rahman, menyampaikan bahwa Lailatul Ijtima menjadi wadah strategis untuk bertukar pikiran sekaligus menyelaraskan visi dan misi Kabupaten Sukabumi yang mubarakah.
“Dengan kehadiran Forkopimda, ulama, dan tokoh masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menjaga kerukunan dan keharmonisan di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan tausyiah oleh Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi, KH. E. S. Mubarok, yang menambah makna spiritual dalam pelaksanaan Lailatul Ijtima.
(Den)