
Metrojabaronline.com // Bogor, – Diawali DOA, menyanyikan Indonesia Raya di lanjut kan dengan mars Forkkabi Dpc Forkkabi Cempaka Putih Jakarta Pusat Ketua Dasrul SH Mengadakan acara Halal Bi Halal Dan Bedah Konstitusi Organisasi (AD/ART FORKKABI) Sabtu, 25 April 2026 Villa Hasaqina House Megamendung Bogor. Hadir Mohammad Ihsan Sh Mh Ketua Umum DPP FORKKABI sekaligus menjadi moderator Bedah Konstitusi Organisasi AD/ART FORKKABI.
Para pengisi acara :
1. MC : Agus Dauddin
Sambutan – Sambutaan
2. Ketua PanPel : Adiyani, SH
3. Ketua DPC CP : Dasrul, SH
4. Arahan Ketum : H. Moh. Ihsan, SH, MH
5. Hikmah Habil : KH. Asmadi, SE
6. Doa Habil : Ustadz M. Yusuf AZ, S.Pd
7. Doa Seminar : Ustadz Ahmad Sopyan
8. Prolog Seminar : Irfan Harahap, SH

Seluruh kepengurusan Dpc Dan seluruh dprt sekecamatan Cempaka Putih Jakarta Pusat ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Momen Halal Bihalal ini adalah saat yang tepat bagi kita untuk mempererat tali silaturahmi. Setelah kita melewati bulan suci Ramadhan, mari kita bersihkan hati, saling memaafkan, dan memperkuat rasa persaudaraan sesama kaum Betawi
Kekuatan kita ada pada kekompakan kita.
Selanjutnya, agenda kita hari ini bukan sekadar berkumpul. Kita juga melaksanakan Bedah Konstitusi Organisasi. Sebagai kader FORKKABI, kita wajib memahami aturan main kita, yaitu AD/ART ungkap Bang Dasrul Se Ketua Dpc Forkkabi Cempaka Putih Jakarta Pusat.

Hari ini kita mengadakan halal bihalal sekaligus bedah anggaran dasar DPC Cepaka Putih. Kenapa kita harus membedah anggaran dasar? Kita ketahui bahwa Forkkabi ini mentransformasi menjadi Forum Komunikasi Kaum Betawi Indonesia pada tanggal 16 September 2024. Anggaran dasar kita banyak kita rubah.
Pemahaman tentang anggaran dasar atau kita sebut kitab suci kita di organisasi ini perlu pemahaman yang sama. Struktur DPP, DPD, DPC, anggota DPRT semua harus sama. Dan hari ini Alhamdulillah di bawah DPC Bang Dasrul, Cempaka Putih, semua tadi kita bedah anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan pemahamannya sudah sama. Mereka tahu apa yang mereka harus kerjakan sebagai DPC, sebagai DPRT, sebagai anggota.
Intinya ada hak, ada kewajiban. Dan setiap pengurus harus memahami ini dengan memposisikan semuanya itu sejajar. Ada hak, ada kewajiban. Dan yang pasti lagi bahwa AD, ART, PO adalah pedoman kita. Jangan keluar dari itu. Dan Alhamdulillah DPC Cepaka Putih semuanya tadi antusias mengikuti malah waktu yang justru waktunya kurang imbuh Bang Ihsan.
Yus