Media Berita Online
Indeks

Serap 40 Usulan Warga Parungkuda, Teddy Setiadi Siap Kawal hingga Realisasi 2027

Metrojabaronline.com // Sukabumi,– Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, SE, menerima 40 usulan prioritas pembangunan dari delapan desa dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang digelar di Aula Kecamatan Parungkuda, Jumat (13/2/2026).

Puluhan usulan tersebut merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat yang sebelumnya telah dibahas melalui musyawarah di tingkat desa. Selanjutnya, usulan dirumuskan dan disepakati dalam Musrenbang tingkat kecamatan untuk diusulkan pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sukabumi Tahun 2027.

Musrenbang Kecamatan Parungkuda dihadiri unsur Forkopimcam, para kepala desa, BPD se-Kecamatan Parungkuda, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan kebutuhan riil masyarakat dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Dalam keterangannya, Teddy menegaskan bahwa mekanisme Musrenbang telah berjalan sesuai tahapan perencanaan, mulai dari musyawarah desa, rekapitulasi di tingkat kecamatan, hingga penetapan skala prioritas.

“Alhamdulillah, dari delapan desa di Kecamatan Parungkuda telah dihimpun 40 usulan prioritas untuk tahun 2027. Ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan kebutuhan nyata masyarakat yang akan saya kawal dan perjuangkan di tingkat kabupaten,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat dirinya memiliki tanggung jawab moral dan politik untuk memastikan setiap usulan tidak berhenti di meja perencanaan, melainkan terus dikawal hingga tahap penganggaran dan realisasi program.

Adapun Musrenbang tahun ini mengangkat tema “Penguatan Ekosistem Pembangunan untuk Penguatan Agroindustri dan Pariwisata,” yang menjadi arah kebijakan pembangunan Kabupaten Sukabumi ke depan.

Melalui Musrenbang Kecamatan Parungkuda ini, diharapkan seluruh usulan dari delapan desa dapat terakomodasi secara proporsional dan menjadi dasar perencanaan pembangunan yang lebih partisipatif, terukur, serta benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

(Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *