Pewarta : Ghalih Chahyadi / Editor : PNS

Metrojabaronline.com // Sumedang, — Informasi mengenai kondisi memprihatinkan Mara Komara, warga tidak mampu yang sebelumnya terbaring sakit di wilayah Tegal Kalong, Kabupaten Sumedang, akhirnya mendapat respons cepat dari berbagai pihak setelah diberitakan melalui media sosial TikTok Dangiang Rancakalong.
Informasi tersebut mendapat perhatian langsung dari Bupati Sumedang, yang kemudian menginstruksikan jajaran terkait untuk segera melakukan penanganan terhadap kondisi Mara Komara. Gerak cepat dan responsif pun dilakukan secara bersama-sama mulai dari pihak kecamatan, Kelurahan Talun, hingga Puskesmas Kota Kaler.
Berkat koordinasi dan tindakan cepat tersebut, Mara Komara yang sebelumnya berada dalam kondisi sangat memprihatinkan karena keterbatasan ekonomi dan tidak mampu mendapatkan pengobatan, kini telah memperoleh penanganan medis dan sudah berada di RSUD Sumedang untuk menjalani pemeriksaan, pengobatan, serta perawatan lebih lanjut.
Mara Komara diketahui berdomisili di Dusun Munggang RT 02 RW 08, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor. Namun, ketika informasi mengenai kondisinya muncul di TikTok Dangiang Rancakalong, Mara sedang tinggal mengontrak di wilayah Tegal Kalong, Kabupaten Sumedang.
Kondisi tersebut sebelumnya menjadi perhatian karena Mara tidak memiliki kemampuan ekonomi yang memadai untuk mendapatkan pengobatan secara layak. Dalam kondisi sakit dan terbaring, ia membutuhkan bantuan agar dapat segera memperoleh pelayanan kesehatan.
Kendala Administrasi Masih Menjadi Pekerjaan Rumah
Meski penanganan medis sudah dilakukan, masih terdapat kendala administratif yang perlu segera diselesaikan. Salah satunya berkaitan dengan BPJS Kesehatan Mara Komara yang belum dapat segera diurus karena persoalan administrasi kependudukan dan domisili.
Untuk itu, diharapkan adanya kerja sama dan perhatian dari Pemerintah Desa Mekargalih untuk membantu proses pengurusan dokumen kependudukan, termasuk KTP dan administrasi BPJS atas nama Mara Komara, sehingga setelah mendapatkan penanganan medis saat ini, proses pengobatan selanjutnya dapat berjalan dengan baik.
Kelengkapan administrasi tersebut menjadi penting agar Mara dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan secara berkelanjutan dan tidak kembali mengalami kesulitan ketika membutuhkan pengobatan lanjutan.
Keluarga Sampaikan Terima Kasih
Istri Mara Komara, Cucu Ratnasari, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu suaminya, khususnya kepada Bupati Sumedang yang telah merespons dengan cepat informasi yang disampaikan melalui TikTok Dangiang Rancakalong.
Ia bersyukur karena kondisi suaminya yang sebelumnya sangat memprihatinkan kini sudah mendapatkan pengobatan dan perawatan di rumah sakit.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu, terutama kepada Bupati Sumedang yang telah merespons cepat informasi dari TikTok Dangiang Rancakalong. Alhamdulillah, suami saya sekarang sudah mendapatkan pengobatan dan perawatan,” ungkap Cucu Ratnasari.
Peristiwa ini menjadi gambaran bahwa kolaborasi antara masyarakat, media sosial, pemerintah kecamatan, kelurahan, puskesmas hingga pemerintah daerah dapat menjadi kekuatan dalam merespons persoalan kemanusiaan.
Dari sebuah informasi yang disampaikan melalui media sosial, lahir sebuah gerakan cepat yang membawa Mara Komara dari kondisi tanpa kepastian pengobatan menuju pelayanan medis di RSUD Sumedang.
Kini, harapan keluarga tertuju pada kesembuhan Mara sekaligus penyelesaian administrasi kependudukan dan BPJS agar proses pengobatan selanjutnya dapat terus berjalan.
Gercep bukan sekadar cepat bertindak, tetapi cepat melihat persoalan, cepat merespons, dan cepat menghadirkan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kalau ingin, saya juga bisa buatkan versi lebih menyentuh untuk caption TikTok Dangiang Rancakalong, dengan judul yang lebih kuat dan menggugah kepedulian masyarakat.
**

