Metrojabaronline.com // Jawa Barat, –
Kepedulian terhadap kelestarian budaya Sunda terus disuarakan oleh Irjen Pol (Purn) Dr. Drs. H. Anton Charliyan, MPKN. Sebagai salah satu putra Sunda yang dikenal aktif memperjuangkan adat dan budaya daerah, Abah Anton menegaskan pentingnya menjaga warisan leluhur di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Menurutnya, budaya merupakan identitas dan kehormatan suatu bangsa yang tidak boleh hilang ataupun tergeser oleh pengaruh luar. Modernisasi boleh berkembang, namun adat istiadat dan nilai budaya tetap harus menjadi pondasi utama dalam kehidupan masyarakat.

Abah Anton menilai, masyarakat Sunda jangan sampai kehilangan jati diri di tanah kelahirannya sendiri. Ia mengingatkan bahwa generasi penerus memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga amanah leluhur agar budaya Sunda tetap hidup dan dihormati.

“Jangan sampai menjadi tuan asing di rumah sendiri,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pesan moral yang penuh makna kepada generasi muda agar tidak melupakan akar budaya dan sejarah leluhur.
“Lebih hina bangkai di tempat sampah jika rajaputra tidak bisa menjaga warisan leluhur” ungkap beliau.

Sebagai tokoh yang selama ini konsisten dalam pelestarian budaya, Abah Anton terus mendorong seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh adat, budayawan, seniman, hingga generasi muda untuk bersama-sama menjaga nilai luhur budaya Sunda.

Menurutnya, budaya Sunda memiliki banyak nilai kehidupan yang harus dipertahankan, seperti tata krama, rasa hormat kepada orang tua, gotong royong, serta kecintaan terhadap tanah air dan tradisi.
Ketua Umum Majelis Adat Sunda Jawa Barat tersebut juga berharap perkembangan teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkenalkan budaya Sunda kepada generasi masa kini, sehingga adat dan tradisi tetap lestari sepanjang masa.

Abah Anton menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga budaya dan menghormati warisan leluhurnya sendiri.
Beliau sangat berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, dapat terus menjaga amanat leluhur dan menjadikan budaya Sunda sebagai kebanggaan bersama.
Prap







