Bupati Asep Japar Perkuat Irigasi, P3A Mitra Cai Jadi Kunci Ketahanan Pangan Sukabumi

Metrojabaronline.com // Sukabumi,– Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat ketahanan pangan melalui peningkatan infrastruktur irigasi dan penguatan peran Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai dalam mengelola distribusi air bagi lahan pertanian.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar saat membuka Pelatihan Penguatan Peran P3A dan GP3A Mitra Cai di Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7/2026).

Bupati Asep Japar menyampaikan apresiasi atas kontribusi P3A Mitra Cai yang dinilai menjadi salah satu faktor penting keberhasilan Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan terbaik kedua tingkat nasional dalam program ketahanan pangan.

“Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras para petani dan Mitra Cai. Peran mereka sangat penting dalam menjaga kelancaran irigasi sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga,” ujarnya.

Menghadapi musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga telah menyiapkan langkah antisipasi melalui pemetaan wilayah rawan kekeringan dan pembangunan sumur bor untuk menjaga pasokan air bagi lahan pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi, Uus Pirdaus, mengatakan sekitar 150 P3A Mitra Cai mengikuti pelatihan guna memperkuat kapasitas pengelolaan jaringan irigasi secara partisipatif dan berkelanjutan.

Di sisi lain, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Yadi Supriyadi, menjelaskan Kabupaten Sukabumi memiliki 156 P3A Mitra Cai yang mengelola jaringan irigasi bagi sekitar 19.672 hektare lahan sawah dengan penerima manfaat mencapai sekitar 156 ribu petani.

Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga terus memperbaiki jaringan irigasi yang terdampak bencana serta menargetkan penanganan sekitar 60 titik daerah irigasi pada tahun 2026. Upaya tersebut diharapkan semakin memperkuat ketahanan pangan dan mempertahankan Sukabumi sebagai salah satu lumbung pangan di Jawa Barat.

(Den)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *