Pewarta : Ghalih Chahyadi / Editor : PNS

Metrojabaronline.com // Sumedang – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Sumedang menunjukkan komitmennya dalam memajukan infrastruktur budaya dengan merealisasikan anggaran sebesar Rp389.700.000 untuk kegiatan rehabilitasi Gedung Geotheater Rancakalong. Langkah ini diambil untuk memastikan fasilitas ikonik tersebut dapat berfungsi optimal sebagai pusat kegiatan seni dan budaya Sunda.
Proyek rehabilitasi ini telah resmi dimulai pada tanggal 5 November 2025 dan ditargetkan selesai dalam kurun waktu 50 hari kalender, yakni hingga 24 Desember 2025. Waktu pengerjaan yang relatif singkat ini diharapkan tidak mengganggu rencana kegiatan yang telah disusun untuk Geotheater di masa mendatang.

Pelaksana Lapangan Tunjuk CV Putra Jaya Mandiri
Untuk pelaksanaan di lapangan, DPUTR Sumedang telah menunjuk CV Putra Jaya Mandiri sebagai pelaksana pekerjaan.
Perbaikan ini disambut gembira oleh pengelola lapangan, yakni Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) Rusa Emas. Tatang, selaku Ketua BUMDesma Rusa Emas, menyatakan bahwa rehabilitasi ini akan sangat mendukung upaya mereka dalam mengoptimalkan Geotheater.
“Kami dari BUMDesma Rusa Emas mengucapkan terima kasih atas perhatian serius dari DPUTR. Rehabilitasi ini sangat vital untuk kami, terutama dalam meningkatkan fasilitas agar para pengunjung dan seniman merasa lebih nyaman dan aman saat beraktivitas. Dengan kondisi gedung yang semakin baik, kami yakin Geotheater Rancakalong akan menjadi venue yang lebih menarik, bukan hanya untuk lokal, tapi juga tingkat nasional,” ungkap Tatang.

Rehabilitasi Geotheater Rancakalong ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk menjadikan Geotheater sebagai daya tarik wisata utama sekaligus pusat pelestarian dan pengembangan seni budaya Sunda. Sebelumnya, Bupati Sumedang telah menekankan pentingnya fungsionalisasi Geotheater, bahkan memimpikannya setara dengan ikon budaya nasional seperti Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Bali.
Adanya perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan bagi para seniman, pegiat budaya, serta masyarakat umum yang akan menggunakan fasilitas ini untuk berbagai pertunjukan, kolaborasi, dan kegiatan edukasi kebudayaan. Masyarakat dan pegiat seni menyambut baik realisasi proyek ini dan berharap Geotheater Rancakalong dapat segera kembali beroperasi penuh setelah masa rehabilitasi selesai di akhir tahun 2025.
***


https://shorturl.fm/3XuEX
https://shorturl.fm/IFnUC