Pilkades Hegarmanah Berlangsung Kondusif, Mamad Rifa’i Raih Suara Terbanyak Sementara

Metrojabaronline.com // Bekasi, – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Hegarmanah, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Minggu, 20 September 2026, mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat.

Tim SKU Metro Jabar Online melakukan pemantauan langsung di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS), di antaranya TPS 01 dan TPS 10 yang berada di wilayah Bugel, Salam Ponco, dan Panyosogan.

Dari hasil pantauan di lapangan, masyarakat terlihat antusias datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya dalam menentukan calon kepala desa yang akan memimpin Desa Hegarmanah ke depan. Proses pemungutan suara berlangsung dengan tertib dan kondusif.

Berdasarkan hasil perolehan suara sementara yang dihimpun, Mamad Rifa’i memperoleh 3.092 suara, sementara Nursidik memperoleh 2.758 suara. Dengan demikian, untuk sementara Mamad Rifa’i unggul 334 suara.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Metro Jabar Online juga berbincang dengan salah satu tokoh masyarakat, BP. Uyut Ujang, yang menyampaikan pesan agar seluruh masyarakat tetap menjaga kerukunan dan kedamaian meskipun memiliki pilihan yang berbeda.

“Perbedaan pilihan dalam pemilihan kepala desa merupakan hal yang wajar. Yang terpenting, setelah pemilihan ini masyarakat tetap rukun, damai dan bersama-sama menjaga persatuan,” ujarnya.

BP. Uyut Ujang juga berharap, siapa pun yang nantinya dipercaya menjadi kepala desa dapat membawa perubahan yang lebih baik bagi Desa Hegarmanah, khususnya dalam meningkatkan pembangunan dan mendorong perekonomian masyarakat agar semakin maju.

Ia menekankan bahwa kepala desa terpilih nantinya diharapkan mampu merangkul seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan pilihan politik saat proses pemilihan berlangsung.

“Harapannya kepala desa yang baru bisa membawa perubahan yang lebih baik, membangun desa, serta meningkatkan perekonomian masyarakat agar lebih maju dan sejahtera,” tambahnya.

Pelaksanaan Pilkades Desa Hegarmanah ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah kepemimpinan desa ke depan. Masyarakat diharapkan dapat menerima hasil akhir pemilihan dengan tetap mengedepankan persaudaraan, keamanan, dan kondusivitas wilayah.

Rinton Suhanta Bramantio

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *