Ketua Aliansi Pemuda Bogor Timur diduga di intimidasi dan intervensi

Metrojabaronline.com // Klapanunggal,- nasib nahas yang dialami aktivis ketua Aliansi Pemuda Bogor Timur Djuhari Sasmita mengalami intervensi/intimidasi oleh salah seorang yang diduga pegawai CV.Anak Gunung Kapur, hal tersebut di lakukan terkait laporan somasi yang di layangkan oleh elemen Okp terhadap CV.Anak Gunung Kapur. Kamis (5 November 2026).

Berawal dari telpon via wa salah seorang yang berinisial JM dan S ingin bertemu dengan ketua Aliansi Pemuda Bogor Timur dirumah kediamannya, JM dan S mendatangi rumah djuhari Sasmita selayaknya tamu biasa, namun di tengah perbincangan inisial S berbicara dengan nada keras serta dengan emosional tidak stabil memicu ketegangan di tengah obrolan.

Dengan tidak mengidahkan adab sopan santun lantas S melayangkan perkataan tidak menyenangkan terhadap ketua Aliansi Pemuda Bogor Timur, bahkan kluarga kecil dari aktivis ketua Aliansi Pemuda Bogor Timur merasa tidak nyaman dan trauma dengan perkataan serta sikap dari sodara S yang secara emosional bernada tinggi tanpa memikirkan kondisi situasi, padahal di rumah tersebut ada seorang anak kecil berumur 2 tahun dan 8 tahun bersama ibunya.

“Di sini rumah saya, saya ada kuasa, di sini ada anak istri saya, maaf adab kang, jaga adab, bang klo mau audensi jangan disini karna ada anak istri saya, klo mau di luar secara terbuka difasilitasi oleh pihak yang berwenang” terang Djuhari Sasmita.
Bahkan penyampaian tersebut beberapa kali di sampaikan namun pihaknya tidak menggubris.

“Hirup munafiq era ku gondrong kudu sadar, emang nyaho naon terkait di gunung, didinya mah cuma pinter ngomong, hidup tidak punya malu, sebagai ketua pemuda nol pengetahuan, didinya amun nanaon teh belajar hela, didinya ker argumen te gableg ka era, da aing ge te ngarasa gagah tiap sia” ucap sodara S.

Ketua aktivis Aliansi Pemuda Bogor Timur merasa marwah harga diri direndahkan dikediamannya disaksikan kluarga kecilnya.
Hal demikian tidak bisa dibiarkan karena jatidiri hak setiap warga harus di jaga dan dihargai.

Kendati demikian, aktivis ketua Aliansi Pemuda Bogor Timur akan melaporkan serta menyerahkan perkara tersebut kepada pihak yang berwajib, perilaku perundungan/bullying adalah tindakan keji, namun tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah, tutupnya./man

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *